Kopi Opini

Pembaharu Dalam Artikel dan Berita Menarik

  • Home
  • Business
    • Internet
    • Market
    • Stock
  • Parent Category
    • Child Category 1
      • Sub Child Category 1
      • Sub Child Category 2
      • Sub Child Category 3
    • Child Category 2
    • Child Category 3
    • Child Category 4
  • Featured
  • Health
    • Childcare
    • Doctors
  • Home
  • Business
    • Internet
    • Market
    • Stock
  • Downloads
    • Dvd
    • Games
    • Software
      • Office
  • Parent Category
    • Child Category 1
      • Sub Child Category 1
      • Sub Child Category 2
      • Sub Child Category 3
    • Child Category 2
    • Child Category 3
    • Child Category 4
  • Featured
  • Health
    • Childcare
    • Doctors
  • Uncategorized

Friday, April 13, 2018

Lambang AS Roma Disensor di Televisi Iran. Ini Sebabnya !!

 April 13, 2018     No comments   


Serigala Capitolina yang menyusui Romulus dan Remus rupanya dianggap cabul.



Sekilas semuanya normal: siaran langsung biasa dari pertandingan perempat final Liga Champions antara Barcelona melawan AS Roma di stadion Camp Neu, yang berakhir 4-1.

Namun setelah diperhatikan seksama, ternyata logo AS Roma disensor sepanjang siaran: payudara serigala betina yang menjadi lambang AS Roma, dikaburkan.

Logo kesebelasan dari ibu kota Italia itu adalah citra dari mitos kuno pendiri Roma, dua saudara kembar Romulus dan Remus yang disusui oleh Lupa Capitolina, seekor serigala betina.

Sacro Bosco: Taman misterius di Italia 'yang penuh monster'
'Messi Arab' Omar Abdulrahman, pesepakbola handal yang tidak pernah Anda dengar?
Pemain timnas sepakbola perempuan Afghanistan: dalam ancaman 'hidup dan mati'
Menurut sahibul hikayat, kota Roma didirikan oleh dua saudara kembar ini, Romulus dan Remus, pada 21 April 753 SM -atau 28 abad lalu.

Singkat cerita, ada seorang putri, Vesta Rhea Silvia yang dikutuk untuk menjadi perawan abadi. Namun belakangan ia hamil juga oleh dewa Mars. Remus dan Romulus lahir, dan Amulius, penguasa waktu itu memerintahkan seorang dayang untuk membuang keduanya ke Sungai Tiberi yang airnya sedang bergulung-gulung gara-gara hujan lebat.

Namun sang dayang mbalelo: ia tak tega dan memutuskan untuk meletakkan saja kedua bayi itu di tepi Sungai Tiber di kaki bukit Palatium. Muncul kemudian seekor serigala betina, si Lupa Capitolina, yang lalu menyusui keduanya. Nantinya si kembar membangun kota Roma, dan Romulus jadi penguasa pertama.

Nah citra serigala betina menyusui si kembar itu pun menjadi lambang Roma -dan logo AS Roma.

Hak atas fotoAFP
Image caption
Para pemain AS Roma berlatih di depan logo yang bebas sensor.
Rupanya gambar mitologis serigala dan dua bayi itu masih dianggap cabul oleh jaringan Voice and Vision Iran, dan lambang klub itu pun muncul di layar televisi mereka dengan puting susu yang dikaburkan.

Tentu saja media sosial memperolok mereka.

"Selama 3.000 tahun, Remus dan Romulus dipisahkan dari susu ibu mereka, tetapi stasiun pemerintah Iran memisahkan mereka bahkan dari susu serigala," tulis jurnalis olahraga Iran yang berbasis di Denmark, Mehdi Rostampour, di saluran Telegramnya.

"Rakyat bisa diprovokasi oleh payudara serigala!" kata seorang pengguna Twitter. Sementara pengguna lain mengejek sikap para produser siaran langsung itu dengan menulis "Kami bisa menyentuh diri kami sendiri."

Namun, ada pula pengguna yang mengaku sama sekali tidak terkejut: "Mereka memang luar biasa cermat."

Belum jelas, apakah AS Roma akan mengadu ke UEFA karena menganggap sensor terhadap lambang klub mereka sebagai hal kualat yang mengakibatkan kekalahan di laga pertama perempat final Liga Champions itu.

Sumber: http://www.bbc.com
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg
Email ThisBlogThis!Share to XShare to Facebook
Newer Post Older Post Home

0 komentar:

Post a Comment

Promotions

Popular Posts

  • Mengejutkan !! Inilah Sederetan Nama Artis Indonesia Yang Terjerat Kasus Narkoba di Tahun 2018
    Jakarta - Sepanjang 2018 ini, beberapa deretan nama artis terkenal di Indonesia seperti Jennifer Dunn, Roro Fitria, Fachri Albar, Dha...
  • Dijatuhi Sanksi Oleh FIFA, Ini Penjelasan PSSI
    PSSI memberi penjelasan terkait hukuman denda yang dijatuhkan oleh FIFA. Hukuman tersebut terkait klub-klub yang tak mampu menyelesa...
  • Facebook Terancam Akan Ditutup, Ini Jawaban Kominfo Melalui Surat Edaran
    Facebook Di Indonesia Terancam Blokir Netizen digemparkan dengan isu penutupan Facebook di Indonesia. Kabar yang beredar di sosial me...

Recent Posts

Unordered List

Text Widget

Blog Archive

Search This Blog

Powered by Blogger.

Report Abuse

Tentang Saya

Rigun
View my complete profile

Sample Text

Copyright © Kopi Opini | Powered by Blogger
Design by Hardeep Asrani | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Distributed By Gooyaabi Templates